India Izinkan Festival Agama Meski Kasus Corona Melonjak

India Izinkan Festival Agama Meski Kasus Corona Melonjak

India Izinkan Festival Agama Meski Kasus Corona Melonjak

India Izinkan Festival Agama Meski Kasus Corona Melonjak – Pemerintah India memperbolehkan masyarakat mengadakan festival budaya agama Hindu yang dikenal dengan Rath Yatra, Walau penularan virus corona (Covid-19) masih terus melonjak signifikan.

Walau Mahkamah Agung menyampaikan perayaan Rath Yatra di hadiri dengan peserta terbatas, ribuan warga India diprediksi tetap akan mengikuti upacara yang digelar di sejumlah kota pada Selasa

Perayaan Rath Yatra akan berlangsung selama lebih dari seminggu.

Perayaan tahunan Rath Yatra selalu diadakan hampir seluruh kota besar di penjuru India. Tetapi, perayaan yang diadakan di kota pesisir Puri, selatan negara bagian Odisha, menjadi yang paling populer didatangi warga.

Sebelumnya, Mahkamah Agung menolak berbagai gelaran acara keagamaan, termasuk perayaan Rath Yatra, sebab khawatir menambah penyebaran corona di India.

Pemerintah negara bagian Odisha berjanji akan menggelar festival itu dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan beberapa batasan.

Prosesi perayaan Rath Yatra di Puri menggunakan tiga kereta hias mewah setinggi 13,7 meter yang ditarik oleh warga.

Ketiga kereta yang dihiasi bunga dan kain merah dan emas itu akan tunggangi oleh para pemuka agama Hindu, dan diarak oleh warga yang hadir memutari jalan-jalan di kota itu.

Masyarakat India banyak yang melakukan perjalanan jauh untuk menghadiri perayaan itu. Selain berdoa, perayaan Rath Yatra juga ada tarian, nyanyian, dan permainan musik.

Pemerintah Odisha menyampaikan kerena pandemi corona, perayaan Rath Yatra tahun ini hanya di bolehkan dihadiri oleh orang-orang penting seperti mereka yang bertugas menarik kereta. Hal tersebut dilakukan demi menjaga agar kerumunan tidak terjadi.

Dilansir CNN, Menurut aturan Mahkamah Agung, satu kereta bisa ditarik oleh maksimal 500 orang. Sehingga, sedikitnya 1.500 orang akan ikut dalam perayaan Rath Yatra tahun ini di Odisha.

Untuk mencegah kerumunan, pemerintah Odisha juga sudah menutup semua akses titik keluar masuk kota Puri selama festival berlangsung. Pemerintah daerah juga akan menerapkan jam malam.

Berdasarkan statistik Worldometer per hari ini, India tercatat memiliki 441.643 kasus corona dengan 14.027 kematian.

India, negara terpadat ketiga di dunia, menjadi negara keempat dengan kasus corona tertinggi di dunia.

India bahkan mendeteksi sekitar 100 ribu kasus corona baru hanya dalam satu pekan lebih. Kota Mumbai menjadi wilayah di India dengan kasus corona tertinggi.

Sementara negara bagian Odisha mencatat 5.160 kasus corona dengan 14 kematian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *