Kesalahan Umum yang Terjadi Saat Renovasi Rumah

Kesalahan Umum yang Terjadi Saat Renovasi Rumah

Kesalahan Umum yang Terjadi Saat Renovasi Rumah

Kesalahan Umum yang Terjadi Saat Renovasi Rumah – Renovasi rumah tentunya dilakukan untuk memperindah tempat tinggal dan membuatnya menjadi lebih nyaman.

Sayangnya, banyak orang justru melakukan kesalahan-kesalahan sehingga hasil yang didapatkan adalah yang sebaliknya.

Drew and Jonathan Scott dikenal dengan skill melakukan transformasi renovasi rumah lewat “Property Brothers daftar idn poker asia“. Kepada Insider, mereka mengungkapkan apa yang menjadi kesalahan umum banyak orang ketika merenovasi rumah. Berikut ini ulasannya!

1. Budget

Ini persoalan klasik. Kita tidak akan bisa memulai kegiatan renovasi sebelum ada perencanaan budget yang matang. Kesalahan utama sering terjadi saat kita menetapkan anggaran yang tidak realistis. Atau sering tergoda dengan biaya yang murah meriah, atau kebalikannya, terlalu jor-joran bergaya sultan padahal pendapatan karyawan.

2. Konsep

Bicara budget, tentu saja tak lepas dari konsep renovasi. Bagaimana kondisi rumah saat ini akan diperbagus dengan perbaikan di sana sini. Bisa juga dengan penambahan ruangan yang memang amat diperlukan. Kekeliruan sering terjadi jika sejak awal membangun rumah, tidak dipikirkan mengenai arah pengembangan di masa mendatang. Sering yang terjadi hanya tambal sulam karena malas mencari referensi, atau terlalu suka ikut-ikutan sehingga banyak mengorbankan fungsi untuk bentuk yang tidak tepat. Lukisan boleh abstrak, tapi rumah rumah jangan asal tabrak.

3. Waktu

Merencanakan renovasi rumah, harus juga menetapkan waktu yang tepat. Sebaiknya jangan melakukan merenovasi rumah saat anak masih kecil, karena kebutuhan pengembangannya akan ada lagi ketika mereka tumbuh besar.

4. Ruang

Perencanaan ruang amat penting disesuaikan dengan kebutuhan akan pemanfaatan dan peruntukannya. Banyak kesalahan terjadi karena pemilik melakukan overbuilding, membangun lebih banyak daripada yang dibutuhkan. Kecuali kalau memang berniat untuk membuka tempat kos.

5. Prioritas

Tentu saja, penetapan prioritas harus dilakukan. Tetapkan sejak awal. Jangan melenceng dari apa yang telah direncanakan. Karena kadang pemilik rumah gatal ingin merombak sana-sini ketika pekerjaan telah dimulai.

6. Jasa Profesional

Mencari kontraktor sendiri tanpa referensi, akan berpotensi menjadi masalah. Apa lagi jika kita tidak mengetahui latar belakang dan rekam jejak dari kontraktor yang kita pilih. Dalam hal ini SobatBangun dapat jadi pilihan. Tapi lain halnya jika memilih untuk merenovasi rumah sendiri tanpa bantuan jasa profesional. Mulai dengan pekerjaan renovasi yang tidak terlalu kompleks. Pengecatan mungkin?

7. Persiapan

Kesalahan utama dalam poin ini adalah tidak melakukan persiapan dengan matang. Membeli material bangunan yang murah tanpa peduli kualitas, memilih peralatan canggih tapi tak sesuai pengerjaan, salah dalam melakukan pengukuran, tentu akan berdampak kepada membengkaknya budget, atau turunnya kualitas bangunan saat jadi nanti.

8. Izin

Bisa jadi ini masalah yang acap dipandang sepele. Tetapi, jika pekerjaan tidak dilengkapi dengan izin dari instansi terkait, atau misalnya sekadar pemberitahuan kepada RT/RW setempat, atau tidak mengabari tetangga yang terkenal nyinyir lalu merasa terganggu dengan proses pengerjaan renovasi, mungkin saja ini akan menjadi masalah. Padahal, masalah ini bisa diantisipasi sejak awal.