Psikoterapi yang Melibatkan Peran Anggota Keluarga

48 1 735x400 - Psikoterapi yang Melibatkan Peran Anggota Keluarga

Psikoterapi yang Melibatkan Peran Anggota Keluarga

Psikoterapi yang Melibatkan Peran Anggota Keluarga – Terapi keluarga atau disebut juga sebagai terapi keluarga dan pasangan dan terapi sistem keluarga adalah cabang dari psikoterapi yang bekerja dengan keluarga dan pasangan dalam hubungan intim untuk memelihara perubahan dan perkembangan. Sebagai makhluk sosial, manusia memulai kehidupan dari lingkup terkecil, yakni keluarga.

Keluarga dapat diartikan sebagai individu yang memiliki hubungan darah, jalinan pernikahan, serta tindak adopsi. Peran keluarga begitu besar, salah satunya sebagai agen pembelajaran pembentuk kepribadian. Melalui peran keluarga, seorang anak dapat belajar mengenai hakikat kehidupan yang begitu kompleks. Dalam proses kehidupannya, tidak jarang individu akan dihadapkan oleh permasalahan seperti masalah finansial, rumah tangga, konflik, gejolak transisi kehidupan, gangguan komunikasi, gangguan penyalahgunaan zat, penyakit serius, atau kondisi kesehatan mental.

Karena hubungan dalam keluarga sangat penting, salah satu jenis psikoterapi, yakni terapi keluarga, mungkin dapat dioptimalkan untuk mengatasi masalah yang memengaruhi hubungan Agen IDN Poker Pulsa dan dinamika keluarga, khususnya yang berdampak pada kesehatan fisik maupun mental.

1. Apa itu terapi keluarga?
pexels photo 1666467 3a2a9194913b4d3b1265f8015b3d8d4a 85d7aff3b2a5a386ecd58ecb0c958b04 - Psikoterapi yang Melibatkan Peran Anggota Keluarga

Terapi keluarga merupakan bentuk psikoterapi yang dirancang untuk menangani masalah khusus yang memengaruhi kesehatan dan fungsi sebuah keluarga.

Dr. Michael Herkov, seorang psikolog asal Amerika Serikat (AS) berpendapat bahwa terapi keluarga memandang masalah individu dalam konteks unit yang lebih besar.

Dengan kata lain, terapi keluarga menitikberatkan pada interaksi dan dinamika keluarga. Umumnya, terapi ini memiliki durasi jangka pendek dengan eksplorasi pola, konflik, serta cara berkomunikasi dalam sistem keluarga.

Seperti jenis perawatan lainnya, teknik yang digunakan dalam terapi keluarga disesuaikan dengan masalah yang di hadapi klien. Dalam konteks ini, keluarga yang dimaksud tidak harus memiliki hubungan darah, melainkan siapa saja yang memainkan peran pendukung jangka panjang dalam kehidupan individu yang bersangkutan.

2. Terapi keluarga membantu pemecahan masalah yang berhubungan dengan keluarga
pexels photo 5764893 3a2a9194913b4d3b1265f8015b3d8d4a a2d4443be7405395f44478bf28079fc3 - Psikoterapi yang Melibatkan Peran Anggota Keluarga

Seperti yang telah di singgung di awal, terapi keluarga dapat di terapkan untuk membantu mengatasi berbagai permasalahan. Masalah tersebut mencakup masalah finansial, pernikahan, konflik antara orang tua dan anak, dampak penyalahgunaan zat, atau kondisi kesehatan mental.

Sebagai contoh, terapi keluarga dapat membantu anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan mental seperti skizofrenia. Meskipun demikian, individu yang terdiagnosis skizofrenia tetap harus mendapatkan perawatan lain baik dalam bentuk terapi atau konsumsi obat-obatan.

Terapi keluarga juga dapat dilakukan untuk mengatasi situasi yang dapat menyebabkan stres, marah, atau sedih. Terapi ini di percaya dapat membantu anggota keluarga memahami satu sama lain serta mempelajari keterampilan mengatasi masalah.

3. Pendekatan terapi keluarga
pexels photo 3820196 3a2a9194913b4d3b1265f8015b3d8d4a 6285cec490cbea5bb5f8495b775080f9 - Psikoterapi yang Melibatkan Peran Anggota Keluarga

Melansir Healthline, terdapat empat pendekatan terapi keluarga di antaranya adalah:

  • Systemic family therapy: menganggap keluarga sebagai satu kesatuan, di mana tindakan setiap anggota keluarga memengaruhi anggota keluarga lain dan keluarga secara keseluruhan. Terapi ini di tujukan untuk memahami proses keluarga, pengaruh keluarga, dan perubahan keluarga dalam hal interaksi.
  • Structural family therapy: dasar dari terapi ini adalah gagasan bahwa masalah emosional dan perilaku pada anak-anak dan remaja sering kali di kaitkan dengan struktur keluarga yang kurang berfungsi dengan baik. Perawatan berfokus pada pemahaman batasan, sehingga setiap anggota keluarga dapat berinteraksi dengan cara yang lebih sehat.
  • Brief strategic family therapy: memiliki tujuan identifikasi dan menyusun kembali interaksi keluarga yang mengarah pada perilaku bermasalah. Pendekatan terapi ini umumnya di batasi sekitar 12 sesi. Pada praktiknya, terapis mungkin akan menitikberatkan pada penguatan pola positif, membuat perubahan pada perilaku keluarga, serta memberi tugas untuk menilai dan menyesuaikan cara keluarga berkomunikasi.
  • Psikoedukasi: terapi keluarga juga mencakup pemahaman akan kondisi kesehatan mental yang memengaruhi hubungan keluarga di ikuti dengan perawatan. Studi skala kecil tahun 2018 dalam jurnal BMC Psychiatry menunjukkan bahwa mendidik keluarga meningkatkan keberfungsian seluruh anggota keluarga. Sementara itu, studi tahun 2006 dalam Schizophrenia Bulletin menjelaskan bahwa ketika keluarga lebih memahami kondisi kesehatan mental dan mendukung satu sama lain, anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan mental dapat mengembangkan pandangan yang lebih baik.
4. Mempertimbangkan terapi keluarga
heartsickness lover s grief lovesickness coupe 50592 3a2a9194913b4d3b1265f8015b3d8d4a ec6a4b53ddbe43159780a68f718acf82 - Psikoterapi yang Melibatkan Peran Anggota Keluarga

Gejala berikut ini dapat di jadikan pertimbangan untuk memilih terapi keluarga sebagai bentuk perawatan untuk meminimalkan dampak yang tidak di inginkan. Gejala tersebut meliputi:

  • Anggota keluarga mengalami kesulitan dalam hal kapasitas normal seperti sering merasakan kelelahan atau energi cepat terkuras.
  • Anggota keluarga cenderung memiliki reaksi emosional yang ekstrem seperti perasaan marah, takut, atau sedih yang berlebihan.
  • Adanya gangguan signifikan dalam hal komunikasi di antara anggota keluarga.
  • Anggota keluarga menarik diri atau melakukan isolasi dari kehidupan keluarga.
  • Dalam Anggota keluarga mengungkapkan perasaan tidak berdaya atau putus asa.
  • Anggota keluarga memiliki masalah dengan penyalahgunaan zat.
  • Terdapat gejala kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap diri sendiri atau anggota keluarga lain.
  • Keluarga mengalami pengalaman traumatis dan anggota keluarga mengalami kesulitan untuk mengatasinya.
  • Terjadi perubahan perilaku anggota keluarga yang sulit di jelaskan, misalnya perilaku anak yang berubah di rumah atau di sekolah.
5. Proses terapi keluarga
couple receiving psychological help from expert 1163 4748 c9ee27f886059e57d44fba9ca47fd971 - Psikoterapi yang Melibatkan Peran Anggota Keluarga

Melansir WebMD, dalam keberlangsungan proses terapi keluarga, hal pertama yang akan di lakukan oleh terapis ialah berbicara dengan semua orang di keluarga untuk membantu memahami apa yang sedang terjadi.

Dalam proses awal ini, terapis mengajukan beberapa pertanyaan seperti bagaimana setiap anggota keluarga memandang masalah, kapan masalah tersebut di mulai, dan bagaimana usaha keluarga mengelola berbagai hal.

Setelah tahap awal terlaksana, terapis akan menyusun rencana perawatan. Tujuan dari penyusunan rencana perawatan adalah untuk memperbaiki konflik dalam keluarga, bukan menyalahkan siapa yang bersalah atas masalah tersebut.

Singkatnya, terapis akan membantu anggota keluarga berkomunikasi dengan lebih baik, berusaha meredam masalah dan mencari solusi, serta menemukan cara baru untuk mengoptimalkan kerja sama.

Meskipun terapi keluarga tidak selalu bisa menghilangkan masalah, tetapi terapi ini dapat memberi keterampilan baru untuk memecahkan masalah dengan cara yang lebih sehat.